Wounds

If there is a withered flower droops fall in love,
Lonely hearts that now envelops injured
Fade with the season of love
What can not be adrift again
Nothing as beautiful as the rainbow
Imaginary shadows just like a pseudo
Grieving love and understanding
I suspect not happen like this
Where the sweet promise of your sweet lips
You said I was yours immortal
My dream is this love from heart to heart
However,

Jan-QA-Family-Kesepian-hi
This is the kindness theatrical
If that is the will of this story
Maybe you‘ll realize the
You’re regret

Iklan

Nuansa Pagi Sunyi

Ku ayunkan langkah sepi dijalan yang berbatu

Hampa teriring semilir angin menyapa sunyiku,

Sejuk sang pagi pun sirna bagai dirimu yang hilang

Semakin jelas dan nyata bahwa ku rindui mu,

Kokok sang jantan mengoyak senyapnya lena nan sisa

Ingin ku berlari memeluk dan membelai jemari hatimu,

Kurangkum kata asmara tergores menjadikan tembang pilu,

Kelu lidah ini,

kering tenggorokan ku,

ingat akan cinta mu…

Kau tutup hatimu bila senandung rinduku teralun,

Apakah nestapaku tak bersambut kata tak berjawab?

Tapi biar benang asmara putus,

ku tetap bersyair cinta,

Ingkarlah kalbu bahwa cinta ku hilang

Tapi ku yakin sang esa maha mengerti

Pagi ini angin tetap berhembus

Surya masih bersinar,

Begitu pun aku

Tetap goreskan puisi cinta ku pada mu

Para gunung tetap berdiri setegar hati menanti dirimu

Kasih…

Hilang diantara senja

ketika sore menjelang
begitu hangat senja terasa
pandangan ini terasa tak ingin berpaling
keindahan milik semua mata yang memandang
meski hanya beberapa saat
namun cukup tuk hilangkan nestapa
wahai senja,
akan kah ku bisa tinggal diantara mu
melukis keindahan tiada henti
hapus luka yang tercipta
tepiskan sakit yang sangat perih
membiarkan jiwa ini menghilang diantara keindahanmu

I believe

trust

I believe, even though you are not here with me
This heart will not farewell
I believe your way to get back to me
even if your body is not next to me
let me guess it’s back on
will only feel a little distant and jaded when taste it again

with memories of the past
I cried without tears,
I hope you are there will not cry like me
I wish you peace in heaven
free
someday when it comes back
I would know it would be you
because I believe
I’ll wait
only you that I need
wait who knows how long I guess it you return to the heart
even if you reincarnate as other people
at a time that I do not know

Muslihat

Sebenarnya hati ini masih menyayangimu
Tapi kau selalu gores luka dihati
Sehingga amarah pun berkobar dalam hatiku
Pada mu wahai bidadari hati

Kini kau pergi dengan senyum kemenangan
Sadarkah kau disana
Asmara yang kau ciptakan sedemikian pilu
Melukai dan hancurkan ku

Dalam hati nurani ku yang begitu kikis
Masih mempercayaimu akan cinta yang tulus
Akan kah engkau menyadari
Ku mencintai dan merindukan mu kasih

Entah mengapa begini alur kisah kasih ini
Biarlah tak ku sesalkan semua ini
Kenangan cinta mu kan hilang besama waktu
Hingga ku juga kan menghilang diantara nestapa

Sesal

malam ini bayangmu datang lagi usik kerinduan
terbayang kembali saat ku lukai perasaanmu
dengan serapah dan cela yang terbakar cemburu
kau pun pergi meninggalkan pilunya hati

kini dia hadir pasrahkan jiwa dan raga menggantikan dirimu
dia menangis dan tertawa bagai dirimu
hangat peluknya bagai peluk mu
namun tak dapat kuingkari bahwa dia bukan dirimu

betapa bodoh diri ini percaya pada mereka
seribu sesal melanda
seribu bayang menggoda
rasa sesal didasar hati diam enggan tuk pergi
haruskah ku lari dari kenyataan ini

pernah ku coba tuk sembunyi lupakan semua
namun senyummu selalu mengikuti langkahku
dalam sepi dingin membeku tangisan diruang malam
terdengar merdu suaramu membisik gelora kasih

kasih,
kembalilah pada hati ini
semoga hilang mendung dijiwa cinta
aku kan selalu berdoa semoga kau cepat pulang
damaikanlah rindu ini…
tuhan pasti akan mengerti…

Selamat tinggal

Angin yang berhembus ke wajah
Menghiris dalam hati ku
Aku terdiam dan tak berdaya
Karena ku terluka
Hati cepatnya berubah
Hanya sekedipan mata
Aku terpedaya
Dan memaksaku terlupa
Selamat tinggal cinta
Selamat tinggal sayang
Aku kan pergi jauh
Tuk mencari suatu kedamaian
Tak perlu lagi kau bertanya
Tentang diri ini yang terluka
Dan tersisihkan oleh kasih
Betapa pedihnya mengucap,

“Selamat Tinggal Kasih”